TIDAK HANYA PADI UMKM, PRODUK TELKOM OCA JUGA DUKUNG UMKM GO DIGITAL

OCA Indonesia meluncurkan program yakni OCA UMKM untuk membantu UMKM agar bisa meraba era digitalisasi, hal tersebut dikarenakan selama pandemic COVID-19 berlangsung membuat UMKM harus menghadapi ruang gerak yang terbatas dan membuat mereka terpaksa harus go digital dalam berjualan. Banyak pelaku bisnis yang mulai melebarkan sayap bisnisnya ke ranah digital, cost yang lebih murah serta dapat menjangkau pengguna digital lebih jauh dinilai membuat masyarakat beraktifitas lebih mudah.

UMKM adalah salah satu penopang perekonomian Indonesia ditengah pandemic dengan hantaman ekonomi global yang kritis. Kemenkop juga mengatakan bahwa target mereka 10 juta UMKM dapat terdigitalisasi sepanjang tahun 2020. Memiliki tujuan yang sama dengan platform digital inisiasi BUMN untuk pengadaan barang dan jasa pemerintah ini yaitu PaDi UMKM, OCA berharap UMKM dapat memanfaatkan layanan untuk berkomunikasi lebih baik dengan pelanggan serta, meningkatkan kesadaran merek dan Tindakan lain dari konsumen melalui email. Terdapat pesan suara otomatis juga di dalamnya yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM untuk berbagai bentuk pemasaran terbaru dan juga layanan servis konsumen.

OCA Indonesia adalah salah satu inkubasi bisnis Telkom Indonesia yang juga menjadi aggregator untuk PaDi UMKM, OCA menyediakan layanan omni channel communication seperti email blast, IVR Call, dan Whatsapp Blast. Sama-sama mendukung UMKM, diharapkan kedepannya UMKM mampu go digital dan siap untuk mengikuti arus digitalisasi dalam menghadapi berbagai tantangan berdagang secara online untuk nasional maupun international.

Pasar Digital UMKM hasil inisiasi KBUMN dan BUMN lainnya ini dinilai sebagai platform digital yang akan membantu UMKM untuk dapat maju lebih cepet secara digital dan siap untuk go digital di era yang akan datang. Dengan adanya Gerakan Go digital dari pasar digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini diharapkan ke depannya UMKM dapat semangat untuk berjualan secara online dan siap untuk merambah pasar global.

Meluncur pada Agustus 2020, platform digital beli barang dan jasa pemerintah ini mengakui bahwa sejak peluncurannya hingga akhir tahun 2020 mereka terus berusaha mengembangkan, mengedukasi UMKM serta berusaha untuk memberikan kemudahan agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di era digitalisasi sekarang ini, fitur pembiayaan UMKM, pasar yang pasti serta kepastian pembayaran menjadi salah satu keunggulan platform digital jual barang dan jasa pemerintah ini pada penugasannya.

Pada 2021, 47 BUMN lainnya yang baru bergabung di platform digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini disiapkan untuk membuat transaksi secara besar-besaran agar pembelian secara merata dapat terealisasi dan UMKM mampu memajukan perekonomian Indonesia serta mampu bertahan dan semakin besar di masa depan. Kementerian BUMN menginginkan transaksi secara besar-besaran dan secara berulang terjadi di platform digital ini.