06/12/2022

Inspirasiku

Inspirasi Tiada Henti

Tantangan Kolaborasi di Tempat Kerja dan Cara Mengatasinya

3 min read

Di tempat kerja, tantangan dan masalah pasti akan muncul saat bekerja atau berkolaborasi bersama.

Tantangan-tantangan ini pasti akan menghambat produktivitas tim Anda.

Oleh karena itu, Glints merangkum tantangan umum dan cara untuk mengatasinya.

Tantangan kolaborasi di tempat kerja

1. Komunikasi

Tantangan pertama berkolaborasi di tempat kerja adalah sulitnya komunikasi interpersonal. Apalagi jika beberapa orang tidak mau berkomunikasi sama sekali.

Khusus untuk kolaborasi virtual, kamu bisa menggunakan Google Workspace Indonesia untuk mempermudahkanmu.

Alasannya mungkin karena kurangnya kesempatan untuk komunikasi terbuka, atau kurangnya platform di mana setiap orang dapat mengekspresikan pendapat mereka.

Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan sering berinteraksi dengan rekan kerja dan mendorong mereka untuk berbagi pemikiran dan ide.

Anda juga dapat memberikan kesempatan untuk diskusi terbuka saat rapat atau diskusi.

2. Tidak ada visi yang jelas

Ketika pekerjaan menjadi tantangan berikutnya dalam hal kolaborasi, tidak ada visi yang jelas.

Setiap orang menjadi bingung di tempat kerja tanpa kejelasan tentang apa yang harus dilakukan dan tujuan pekerjaan.

Tidak hanya kekacauan, tetapi tantangan menyebabkan hilangnya produktivitas, motivasi, dan produktivitas.

Solusi yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengadakan pertemuan rutin untuk membahas dan mengingatkan apa yang perlu dilakukan.

Selama pertemuan, semua peserta juga diberitahu tentang kemajuan dari pekerjaan hingga implementasi perubahan.

Ini akan memberi mereka gambaran tentang seberapa jauh pekerjaan telah datang.

3. Cara kerja yang berbeda

Dalam pandangan Zoho, gaya kerja setiap orang berbeda, yang terkadang menjadi salah satu tantangan kolaborasi di tempat kerja. Parahnya lagi, hal itu bisa memicu konflik.

Beberapa orang suka bekerja sendiri, tetapi yang lain suka bekerja dalam kelompok atau tim.

Beberapa orang tidak membutuhkan bantuan di tempat kerja, tetapi yang lain membutuhkan masukan setiap saat.

Seperti tantangan pertama, yang bisa Anda lakukan adalah mendorong komunikasi terbuka antar anggota.

Selain itu, pendelegasian tugas dan penyelesaian konflik yang efektif harus dilakukan.

4. Kesulitan membangun kepercayaan

Menurut Kissflow, kepercayaan merupakan faktor penting dalam kolaborasi.

Namun, kepercayaan membutuhkan waktu untuk dibangun dan tidak dapat terbentuk tanpa komunikasi interpersonal yang jelas dan terbuka.

Ini juga salah satu tantangan ketika bekerja sebagai sebuah tim.

Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan mendorong setiap orang untuk saling berkomunikasi.

Menetapkan batasan untuk peran dan tanggung jawab dan memberikan tujuan pekerjaan yang jelas akan membantu membangun kepercayaan.

5. Produktivitas

Kurangnya produktivitas adalah salah satu tantangan lebih lanjut dari kolaborasi di tempat kerja.

Faktor-faktor yang menyebabkan turunnya produktivitas dapat terjadi karena kurangnya umpan balik, sehingga sulit untuk berkomunikasi satu sama lain.

Solusi yang dapat Anda lakukan adalah merespons dengan cepat dan memberikan umpan balik secara berkala kepada rekan kerja Anda.

Juga, pertimbangkan bahwa Anda dan kolega Anda paling baik berkomunikasi di platform pesan instan seperti Slack atau melalui telepon.

6. Sikap negatif

Pikiran negatif bisa menyebar ke semua orang dengan cepat dan tentunya bisa sangat berbahaya.

Misalnya, jika seseorang berpikir proyek yang sedang mereka kerjakan tidak mungkin atau sulit untuk diselesaikan, anggota lain mungkin terpengaruh dan memiliki ide yang sama.

Jadi cobalah untuk saling mendukung saat Anda bekerja.

Ini akan menjaga semangat setiap orang dan mendorong orang lain untuk berpikir kreatif untuk memecahkan masalah yang dihadapi.

7. Tanggung jawab

Perbedaan kurangnya tanggung jawab yang jelas untuk setiap individu dapat menjadi tantangan untuk kolaborasi di tempat kerja.

Tantangan ini juga dapat menghambat komunikasi karena, karena tanggung jawab yang berbeda, seseorang mungkin tidak ingin berbagi informasi penting.

Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan memahami tanggung jawab setiap orang. Tulis juga SOP kerja dalam memo atau dokumen dan pastikan semua orang bisa membacanya.

8. Terlalu banyak ide

Terlalu banyak pikiran adalah tantangan lain dalam hal kerja tim di tempat kerja.

Juga, terlalu banyak pembuat keputusan dapat memperlambat segalanya.

Solusinya adalah setiap orang harus memahami peran dan tanggung jawabnya.

Ketahuilah bahwa seseorang bertanggung jawab untuk memimpin kemajuan proyek dan bahwa seseorang membuat keputusan akhir.

Akibatnya, tidak terjadi tumpang tindih dalam pengambilan keputusan dan setiap orang dapat menjalankan tanggung jawabnya masing-masing.