24/06/2021

Inspirasiku

Inspirasi Tiada Henti

Royal Golden Eagle Tolong Menjaga Lingkungan dengan ‘Follow Our Fibre’

Sumber: followourfibre.com
Asia Pacific Rayon (APR), satu diantaranya unit usaha Royal Golden Eagle yang bergerak di industri serat rayon viskosa punya trik berlainan dalam jaga kelestarian lingkungan. Tidak cuman mengaplikasikan praktik produksi yang ramah lingkungan, salah satunya perusahaan Sukanto Tanoto ini buka transparan rantai suplainya.
Usaha APR dalam merealisasikan transparan rantai supply dilaksanakan dengan mengeluarkan program ‘Follow Our Fibre’. Lewat program ini, pemakai dapat mencari sumber bahan baku yang dipakai dalam produk berbasiskan serat rayon viskosa dari APR.
Menelusur Rantai Persediaan Melalui Terapan
Perusahaan bisa jadi mengakui jika faksinya telah mengaplikasikan praktik yang seperti standard dan ramah lingkungan. tanpa transparan info, hal semacam itu cuman bisa menjadi claim sepihak. Technologi data datang buat menolong merealisasikan hal itu. Berikut yang menggerakkan Royal Golden Eagle, utamanya Asia Pacific Rayon (APR) dalam adopsi technologi info.
Jadi produsen serat rayon viskosa yang terpadu secara penuh, Asia Pacific Rayon (APR) mempunyai skema pendataan yang baik sekali. Tiap-tiap proses produksi dicatat dan tersimpan dalam metode penyimpanan komplet dengan info tanggal dan area di mana proses itu dilakukan.
Integratif data jadi modal penting dalam merealisasikan transparan rantai persediaan. Akan tetapi selain itu, data itu harus dapat dijangkau dengan ringan. Buat meringankan konsumen setia mencari rantai supply, Asia Pacific Rayon (APR) mengeluarkan ‘Follow Our Fibre’ pada 15 Mei 2019.
‘Follow Our Fibre’ memungkinkannya pemakainya buat lacak rantai persediaan beberapa produk Asia Pacific Rayon (APR). Dengan program ini, pemakai dapat mengerti darimanakah asal bahan baku yang dipakai. Buat unit usaha Royal Golden Eagle, perihal ini membantu faksinya dalam menunjukkan praktik produksi terus-terusan yang diimplementasikan.
Tehnologi Blockchain di Balik ‘Follow Our Fibre’
Program ‘Follow Our Fibre’ kali pertama dikenalkan ke khalayak dalam suatu acara bertopik Copenhagen Mode Summit yang digelar di DR Koncerthuset, Copenhagen, Denmark pada 15-16 Mei 2019 kemarin. Datang dalam pola terapan mobile, ‘Follow Our Fibre’ seutuhnya didesain untuk membantu konsumen dalam menelusur rantai pasokan produk rayon viskosa Asia Pacific Rayon (APR).
kemodernan ‘Follow Our Fibre’ tak terlepas dari technologi yang ada di belakangnya. Untuk merealisasikan transparan info, Asia Pacific Rayon (APR) bekerja bersama-sama dengan perusahaan pengembang tehnologi Blockchain asal Singapura, ialah Perlin. Dengan technologi blockchain berikut, unit usaha Royal Golden Eagle itu sanggup menyediakan info yang meyakinkan dan gampang dicapai.
Technologi blockchain sendiri adalah tehnologi yang serupa juga biasa didapati dalam cryptocurrency seperti Bitcoin. Technologi ini diketahui unggul dalam soal keamanan serta aksesbilitas. Tidak serupa dengan metode penyimpanan formal yang terfokus, struktur penyimpanan technologi blockchain ini tersebarkan. Data tak ditaruh dalam sebuah computer tapi pun disalin oleh tiap computer yang ada di dalam jaringan blockchain.
Ini bikin data yang disimpan sukar diganti dengan beberapa cara ilegal. Karena argumen ini jugalah, data didalamnya simpel dijangkau oleh pemakai.
Usaha Royal Golden Eagle, utamanya Asia Pacific Rayon (APR) dalam merealisasikan transparan info lagi dijalankan. Untuk perkuat ‘Follow Our Fibre’, APR merajut kerja sama dengan TrusTrace yang berbasiskan di Stokholm.
Kerja sama ini dilaksanakan untuk tingkatkan kapabilitas jaringan ‘Follow Our Fibre’ dalam lacak serat stapel viscose (VSF) mulai dengan pembibitan sampai selesai jadi busana dan dipasarkan terhadap pembeli. Dengan transparan berikut ini, Royal Golden Eagle menyatakan komitmennya dalam mengaplikasikan praktik produksi yang terus-terusan.