28/07/2021

Inspirasiku

Inspirasi Tiada Henti

Royal Golden Eagle Tolong Menjaga Lingkungan dengan ‘Follow Our Fibre’

Sumber: followourfibre.com
Asia Pacific Rayon (APR), satu diantaranya unit usaha Royal Golden Eagle yang bergerak di industri serat rayon viskosa miliki metode tidak sama dalam mengontrol kelestarian lingkungan. Tidak cuman mengimplementasikan praktik produksi yang ramah lingkungan, satu diantara perusahaan Sukanto Tanoto ini buka transparan rantai suplainya.
Usaha APR dalam merealisasikan transparan rantai supply dikerjakan dengan mengeluarkan terapan ‘Follow Our Fibre’. Lewat program ini, pemakai dapat mencari sumber bahan baku yang dipakai dalam produk berbasiskan serat rayon viskosa dari APR.
Mencari Rantai Persediaan Melalui Program
Perusahaan kemungkinan mengakui kalau faksinya telah mengimplementasikan praktik yang sama standard serta ramah lingkungan. Namun demikian tidak ada transparan data, hal semacam itu cuman menjadi claim sepihak. Tehnologi info ada untuk menolong merealisasikan soal itu. Berikut ini yang memajukan Royal Golden Eagle, utamanya Asia Pacific Rayon (APR) dalam memungut tehnologi info.
Selaku produsen serat rayon viskosa yang terpadu secara penuh, Asia Pacific Rayon (APR) punya metode pendataan yang baik sekali. Tiap proses produksi dicatat serta tersimpan dalam prosedur penyimpanan komplet dengan data tanggal dan area di mana proses itu digerakkan.
Integratif data jadi modal penting dalam merealisasikan transparan rantai pasokan. Akan tetapi selain itu, data itu harus juga dapat dicapai dengan simpel. Buat mempermudah konsumen mencari rantai persediaan, Asia Pacific Rayon (APR) mengeluarkan ‘Follow Our Fibre’ pada 15 Mei 2019.
‘Follow Our Fibre’ memungkinkannya pemakainya untuk mencari rantai supply beberapa produk Asia Pacific Rayon (APR). Dengan program ini, pemakai dapat mengenal darimanakah asal bahan baku yang dipakai. Buat unit usaha Royal Golden Eagle, masalah ini pun mempermudah faksinya dalam tunjukkan praktik produksi terus-terusan yang diimplementasikan.
Technologi Blockchain di Balik ‘Follow Our Fibre’
Program ‘Follow Our Fibre’ pertamanya kali dikenalkan terhadap khalayak dalam suatu acara berjudul Copenhagen Mode Summit yang diadakan di DR Koncerthuset, Copenhagen, Denmark pada 15-16 Mei 2019 saat kemarin. Ada dalam pola terapan mobile, ‘Follow Our Fibre’ semuanya didesain buat mempermudah konsumen setia dalam mencari rantai pasokan produk rayon viskosa Asia Pacific Rayon (APR).
kemodernan ‘Follow Our Fibre’ tidak terlepas dari tehnologi yang ada di belakangnya. Buat merealisasikan transparan data, Asia Pacific Rayon (APR) bekerja bersama-sama dengan perusahaan pengembang technologi Blockchain asal Singapura, ialah Perlin. Dengan tehnologi blockchain ini, unit usaha Royal Golden Eagle itu bisa memberikan info yang dapat dipercaya dan ringan dicapai.
Technologi blockchain sendiri adalah technologi yang serupa dan biasa didapati dalam cryptocurrency seperti Bitcoin. Tehnologi ini dikenali unggul dalam soal keamanan dan aksesbilitas. Berlainan dengan metode penyimpanan formal yang terkonsentrasi, mekanisme penyimpanan tehnologi blockchain ini menyebar. Data tak ditaruh pada suatu computer tapi pula disalin oleh tiap computer yang ada pada jaringan blockchain.
Masalah ini membuat data yang disimpan susah diganti dengan beberapa cara ilegal. Sebab argumen ini jugalah, data didalamnya simpel dijangkau oleh pemakai.
Usaha Royal Golden Eagle, terutamanya Asia Pacific Rayon (APR) dalam merealisasikan transparan info lagi dikerjakan. Buat menguatkan ‘Follow Our Fibre’, APR pun merajut kerja sama dengan TrusTrace yang berbasiskan di Stokholm.
Kerja sama ini dilaksanakan untuk tingkatkan kapabilitas jaringan ‘Follow Our Fibre’ dalam mencari serat stapel viscose (VSF) mulai dengan pembibitan sampai selesai jadi busana serta dipasarkan pada costumer. Dengan transparan berikut, Royal Golden Eagle memperlihatkan komitmennya dalam mengaplikasikan praktik produksi yang terus-terusan.