18/04/2021

Inspirasiku

Inspirasi Tiada Henti

Royal Golden Eagle Tolong Menjaga Lingkungan dengan ‘Follow Our Fibre’

Sumber: followourfibre.com
Asia Pacific Rayon (APR), satu diantaranya unit usaha Royal Golden Eagle yang bergerak di industri serat rayon viskosa mempunyai trik berlainan dalam mengontrol kelestarian lingkungan. Tidak cuman menempatkan praktik produksi yang ramah lingkungan, satu diantara perusahaan Sukanto Tanoto ini pula buka transparan rantai suplainya.
Usaha APR dalam merealisasikan transparan rantai pasokan dilaksanakan dengan mengeluarkan terapan ‘Follow Our Fibre’. Lewat program ini, pemakai dapat lacak sumber bahan baku yang dipakai dalam produk berbasiskan serat rayon viskosa dari APR.
Lacak Rantai Pasokan Melalui Terapan
Perusahaan kemungkinan mengakui jika faksinya telah mengimplementasikan praktik yang seperti standard serta ramah lingkungan. Walau demikian tak ada transparan data, hal itu cuma dapat menjadi claim sepihak. Technologi data ada buat menolong merealisasikan soal itu. Berikut yang menggerakkan Royal Golden Eagle, terutama Asia Pacific Rayon (APR) dalam adopsi technologi info.
Selaku produsen serat rayon viskosa yang terpadu secara penuh, Asia Pacific Rayon (APR) punya prosedur pendataan yang baik sekali. Tiap proses produksi dicatat serta ditaruh dalam metode penyimpanan komplet dengan data tanggal dan posisi di mana proses itu dikerjakan.
Integratif data jadi modal penting dalam merealisasikan transparan rantai persediaan. Tapi selain itu, info itu harus juga dapat dicapai dengan simpel. Buat mempermudah konsumen setia lacak rantai supply, Asia Pacific Rayon (APR) mengeluarkan ‘Follow Our Fibre’ pada 15 Mei 2019.
‘Follow Our Fibre’ memungkinkannya pemakainya buat lacak rantai persediaan beberapa produk Asia Pacific Rayon (APR). Dengan program ini, pemakai dapat mengenali darimanakah asal bahan baku yang dipakai. Untuk unit usaha Royal Golden Eagle, soal ini pun mempermudah faksinya dalam menunjukkan praktik produksi terus-terusan yang diaplikasikan.
Tehnologi Blockchain di Balik ‘Follow Our Fibre’
Program ‘Follow Our Fibre’ pertamanya dikenalkan ke khalayak dalam sebuah acara berjudul Copenhagen Mode Summit yang dipertunjukkan di DR Koncerthuset, Copenhagen, Denmark di 15-16 Mei 2019 saat kemarin. Datang dalam pola terapan mobile, ‘Follow Our Fibre’ semuanya didesain untuk membantu konsumen setia dalam menelusur rantai pasokan produk rayon viskosa Asia Pacific Rayon (APR).
kemodernan ‘Follow Our Fibre’ tidak terlepas dari technologi yang ada di belakangnya. Buat merealisasikan transparan info, Asia Pacific Rayon (APR) bekerja bersama-sama dengan perusahaan pengembang tehnologi Blockchain asal Singapura, ialah Perlin. Dengan tehnologi blockchain berikut ini, unit usaha Royal Golden Eagle itu bisa menyediakan data yang dapat dipercaya dan simpel dicapai.
Technologi blockchain sendiri sebagai tehnologi yang serupa juga biasa ditemui dalam cryptocurrency seperti Bitcoin. Tehnologi ini dikenali unggul dalam soal keamanan dan aksesbilitas. Tidak sama dengan metode penyimpanan konservatif yang terkonsentrasi, struktur penyimpanan technologi blockchain ini menyebar. Data tidak tersimpan pada sebuah pc tetapi pula disalin oleh tiap-tiap pc yang ada pada jaringan blockchain.
Perihal ini membikin data yang disimpan susah diganti dengan beberapa cara ilegal. Lantaran argumen ini jugalah, data didalamnya gampang dicapai oleh pemakai.
Usaha Royal Golden Eagle, terutamanya Asia Pacific Rayon (APR) dalam merealisasikan transparan data lagi dilaksanakan. Manfaat perkuat ‘Follow Our Fibre’, APR pula merajut kerja sama dengan TrusTrace yang berbasiskan di Persediaanholm.
Kerja sama ini dijalankan untuk tingkatkan potensi jaringan ‘Follow Our Fibre’ dalam lacak serat stapel viscose (VSF) dimulai dengan pembibitan sampai sehabis jadi busana dan dipasarkan terhadap customer. Dengan transparan berikut ini, Royal Golden Eagle perlihatkan komitmennya dalam menempatkan praktik produksi yang terus-terusan.