25/06/2022

Inspirasiku

Inspirasi Tiada Henti

Pengolahan Lahan Tomat

2 min read

Pengolahan Lahan Tomat

Lahan untuk menanam tomat paling baik berada di dataran dengan ketinggian maksimal 1500 meter di atas permukaan laut. Lahan yang baik untuk pertumbuhan harus memenuhi kriteria subur dan gembur. Tak hanya itu, tanahnya juga harus memiliki pH antara 5,5 hingga 7.

Jika tanah terlalu asam, maka kamu bisa melakukan pengapuran dengan memberi dolomit atau kapur pertanian. Ukuran dolomit yang diberikan tergantung dari tingkat keasaman tanah. Pengapuran ini berfungsi untuk membuat struktur tanah menjadi lebih baik.

Pengolahan lahan dilakukan untuk penanaman tomat menggunakan media bedengan. Apakah kamu penasaran mengapa pengolahan lahan perlu dilakukan? Berikut ini sejumlah tujuan dari kegiatan mengolah lahan.

  • Meningkatkan keadaan fisik, biologis, dan kimia tanah
  • Menghindarkan lahan dari serangan gulma
  • Menyiapkan sistem pengairan dan drainase
  • Agar sisa-sisa bekas tanaman terbuang pada tempatnya sehingga membusuk dengan sempurna

Setelah mengetahui tujuan dan manfaatnya di atas, kamu harus mengetahui langkah-langkah pengolahan tanah yang baik dan benar pada poin-poin di bawah ini.

  • Meratakan lahan

Pertama-tama kamu harus meratakan lahan dengan menggunakan cangkul atau alat pembajak sedalam 20 hingga 30 centimeter.

Pengolahan lahan dengan cara diratakan juga akan membuat proses penanaman tomat menjadi lebih mudah. Lahan yang telah diratakan, tanahnya akan lebih gembur sehingga bisa membasmi patogen di dalamnya.

  • Membuat bedengan

Setelah meratakan tanah, kamu bisa membuat bedengan dengan ukuran tinggi 30 centimeter, lebar 1 meter, dan panjang sesuai lahan yang dipakai. Sedangkan jarak antar bedengan mulai dari 30 hingga 40 centimeter.

  • Mendiamkan tanah selama 1 minggu
  • Memberi pupuk dasar

Agar tanah lebih subur dan tomat bisa tumbuh dengan baik, maka kamu bisa memberi pupuk dasar berupa pupuk kandang. Kamu juga bisa menambahkan pupuk TSP sekitar 5 gram pada setiap tanaman yang berfungsi untuk meningkatkan asupan fosfor.

  • Menutup bedengan dengan mulsa plastik

Setelah pemberian pupuk dasar, kamu perlu menutup bedengan menggunakan mulsa plastik, khususnya saat musim kemarau. Manfaat dari penggunaan mulsa plastik yaitu untuk menjaga tanah agar selalu lembab.

Selain itu, mulsa plastik juga berfungsi untuk menahan serangan gulma dan menjaga kebersihan buah tomat agar tidak mengenai tanah. Langkah selanjutnya yaitu mendiamkan tanah bedengan yang telah ditutup mulsa plastik selama satu minggu.

Sumber Referensi : https://agrarindo.com/