Memakai Parfum yang Benar Agar Wangi Tahan Lama

Untuk sebagian orang wangi-wangian merupakan kebutuhan utama yang tidak bisa diremehkan. Semua pihak sepakat bahwa kegunaan utama wangi-wangian adalah sebabkan bau badan punyai aroma-aroma wangi tertentu. Karenanya perlu untuk menyadari cara pakai wangi-wangian yang benar agar wanginya tahan lama.

 

Berbagai aroma yang dikeluarkan wangi-wangian seperti bunga hingga buah-buahan dirasa ampuh menutupi aroma asli bau tubuh yang diakui bisa mengganggu.

 

Parfum terhitung bisa meningkatkan stimulus atau mood seseorang. Aroma wangi yang dihasilkan wangi-wangian bisa sebabkan seseorang tenang, rileks atau membangkitkan gairah. Bahkan wangi-wangian dengan aroma spesifik bisa menjadi isyarat atau ciri berasal dari orang yang memakainya.

Hampir seluruh orang zaman saat ini mempunyai rutinitas menyemprotkan wangi-wangian sebelum saat pergi beraktivitas ke luar rumah. Akan tetapi, beragam aktivitas yang padat kadang sebabkan wangi wangi-wangian menjadi cepat hilang.

 

berikut sebagian tips penggunaan wangi-wangian agar aromanya tidak cepat menghilang.

 

Gunakan Pelembab

Hal pertama yang bisa anda melakukan untuk sebabkan aroma wangi tahan lama adalah dengan cara mengoleskan salep pelembab atau lotion terhadap tempat kulit yang menghendaki anda memakai parfum.

Salep pelembab akan menghindar aroma wangi-wangian terhadap kulit anda lebih lama berasal dari terhadap jika anda menyemprotkan wangi-wangian ke kulit yang kering secara langsung.

Agar aroma wangi-wangian tidak berkurang, pilihlah pelembap yang mempunyai aroma yang netral. Atau bisa memilih pelembab yang punyai aroma yang cocok atau mirip
dengan aroma wangi-wangian yang anda gunakan.

 

Gunakan Parfum di Area yang Tepat

Aroma wangi-wangian akan terasa lebih bertahan lama jika anda memilih tempat yang tepat. Semprotkan wangi-wangian cuma ke anggota titik-titik nadi di tubuh saja, seperti terhadap pergelangan tangan anggota dalam, di didalam siku, di kurang lebih leher, di bawah perut, di belakang lutut, di pergelangan kaki, dan di betis.

Bagian-bagian berikut condong akan membuahkan suhu panas tubuh lebih tinggi yang menolong menyebarkan aroma wangi-wangian ke seluruh tubuh.

Walau dipakai tiap-tiap hari, masih banyak yang belum menyadari bahwa wangi-wangian punyai beragam jenis. Beberapa tipe wangi-wangian punyai kegunaan atau dirancang untuk digunakan didalam kondisi yang berbeda-beda.

 

Jenis wangi-wangian pada lain tersedia Extrait de Perfume, Eau de Parfum, Eau de Toilette, Eau de Cologne, dan Splash Cologne. Jika menghendaki wangi-wangian yang tahan lama pilihlah tipe Extrait de Perfume sebab wanginya bisa bertahan hingga dua hingga tiga hari.

 

Normalnya biasanya orang memilih tipe Eau de Parfum yang aromanya bisa bertahan hingga satu hari. Namun, itu seluruh senantiasa bergantung merk dan mutu Eau de Parfum yang dibeli.

 

Splash Cologne adalah tipe wangi-wangian yang aromanya paling enteng menghilang, sebab kadar campuran esensinya terlampau sedikit, agar wanginya cuma bisa bertahan satu hingga dua jam saja.
Jangan Semprotkan Parfum ke Pakaian

Hindari menyemprotkan wangi-wangian langsung di pakaian. Karena dibandingkan kain terhadap pakaian, kulit tubuh akan lebih baik untuk menyerap aroma parfum.

Terlebih lagi, wangi-wangian yang disemprotkan ke busana bisa sebabkan wangi-wangian bercampur dengan bau keringat.

 

Simpan Parfum yang Benar

Banyak orang yang menyepelekan penyimpanan wangi-wangian mereka. Sebenarnya memperhatikan penyimpanan wangi-wangian terlampau perlu untuk merawat mutu parfum.

Simpanlah wangi-wangian anda di tempat yang tidak terlampau panas agar baunya tidak menguap dan berkurang. Hindari terhitung berasal dari cahaya matahari langsung sebab wangi-wangian sensitif dengan cahaya matahari.

Kemudian yang terakhir, pastikan wangi-wangian agar senantiasa tertutup rapat agar wangi wangi-wangian tahan lama.