27/05/2022

Inspirasiku

Inspirasi Tiada Henti

Kapan Kamu Harus Menolak Tawaran Freelance?

3 min read

 

 

 

Mencari pekerjaan memang tidak mudah. Tidak heran jika pekerjaan sudah di depan mata, bahkan hanya sebagai freelancer, sangat mungkin untuk dipekerjakan. Karena jika Anda melakukannya dengan baik, ada juga jalur karir yang menjanjikan bagi para freelancer.

Namun, tidak semua tawaran freelance harus diterima. Terkadang, ketika waktunya tidak tepat, Anda harus memiliki keberanian untuk mengatakan tidak. Kapan akan ditolak?

Kapan Anda harus menolak tawaran freelancer?

  1. Klien yang kurang bersahabat

Pertama, carilah klien yang ramah, mengingat kenyamanan dan kelancaran mengerjakan suatu proyek sangat bergantung pada kondisi klien itu sendiri. Dalam arti tertentu, klien dapat diundang untuk bertukar pandangan tentang konsep proyek untuk hasil terbaik. Bukan klien monoton yang ingin mengikuti hasil yang dia tentukan sejak awal.

Tidak ada salahnya menolak jika pelanggan ternyata tidak ramah. Terutama jika klien meminta terlalu banyak dan kurang percaya diri dengan kinerja Anda.

Jangan takut, karena ada banyak klien lain di luar sana. Temukan dan maksimalkan portofolio Anda kapan pun Anda mau.

  1. Pekerjaan utama masih menumpuk

Memiliki banyak proyek adalah salah satu hal yang diinginkan oleh para freelancer. Semakin banyak item, semakin banyak brankas yang Anda dapatkan. Namun, Anda perlu memastikan bahwa Anda bisa menangani semua proyek, ya!

Jika tidak, hasilnya akan mengecewakan klien dan mengalihkan mereka ke freelancer lain untuk proyek berikutnya.

Baca Juga : Loker PT Victory Ching luh Indonesia

Apalagi jika freelance adalah pekerjaan sampingan. Pastikan tugas utama selesai sehingga proyek freelancer bisa fokus.

  1. Bayaran tidak sesuai

Kompensasi juga harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menerima tawaran freelancer.

Jika pembayaran tidak sesuai, harap segera tolak. Ingat, menjadi pekerja lepas bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, ini tentang bagaimana berkreasi di dalamnya untuk membuat hasilnya unik.

Anda mengerjakan ide-ide, dan ide-ide itu harus dihargai dalam bentuk upah yang sesuai. Jadi jangan pernah mencoba untuk dibayar murah, oke?

  1. Dituntut untuk mencari ide sendiri

Ide dan kreativitas adalah aset besar untuk sukses di dunia freelance. Tanpa mereka, pekerjaan itu tidak akan bertahan lama. Namun, itu tidak berarti Anda harus mengerjakan proyek Anda sendiri untuk menemukan ide.

Klien harus terlibat dalam menyumbangkan ide untuk keberhasilan proyek yang sedang berlangsung. Jika klien hanya memberikan judul tanpa wawasan, lebih baik menolak proyek.

Wawasan ini dapat digunakan sebagai panduan saat mengerjakan proyek. Dari wawasan, Anda juga tahu hasil seperti apa yang diharapkan klien untuk membuatnya senang dengan pekerjaannya.

  1. Deadline terlalu cepat

Tenggat waktu juga penting. Selain mempengaruhi hasil, hal ini juga mempengaruhi item mana yang akan diprioritaskan.

Jangan ragu untuk menolak tawaran jika tenggat waktu terlalu cepat untuk diproses.

Penolakan ini memang bisa mengurangi pendapatan, namun di sisi lain juga bermanfaat untuk menjaga kualitas pekerjaan. Karena hasil kerja dapat mempengaruhi jalur karir Anda sebagai seorang freelancer.

Cara Menolak Tawaran Freelance dengan Baik

Tidak apa-apa untuk menolak sebuah proyek meskipun hasilnya menarik, tetapi pertahankan etika yang baik agar klien tidak menganggap penolakan secara negatif. Saat menolak tawaran, Anda dapat menggunakan tiga metode berikut.

  1. Usahakan telepon klien

Saat ingin menolak tawaran, meskipun klien menawarkan barang melalui Whatsapp atau SMS, lakukan melalui telepon agar lebih sopan. Permintaan maaf karena tidak dapat membantu klien dengan proyek yang sedang berjalan.

Percakapan telepon umumnya lebih fleksibel. Selain itu, Anda dapat menilai bagaimana sebenarnya reaksi pelanggan saat mereka menolak tawaran. Apakah pelanggan telah dirugikan atau didenda karena penolakan tersebut?

  1. Minta kesempatan di lain waktu

Tidak ada yang salah dengan mengatakan tidak, tetapi jangan lupa untuk mendedikasikan diri Anda untuk proyek berikutnya. Siapa tahu dalam waktu dekat klien memiliki proyek lain sebanyak proyek saat ini atau sebelumnya.

Dengan menawarkan diri, setidaknya hubungan Anda dengan pelanggan tidak berakhir saat penolakan terjadi. Di sisi lain, hubungan antara kedua belah pihak tetap terjaga dengan baik.

  1. Lakukan negosiasi

Jika alasan penolakan adalah ketidaksesuaian gaji, berani menegosiasikan gaji dengan pelanggan. Tentu saja harus ada jumlah yang wajar bagi pelanggan untuk mempertimbangkan kembali.

Seringkali klien akan meminta waktu untuk berpikir. Jika tidak ada berita hingga seminggu, klien kemungkinan besar tidak setuju dengan negosiasi. Lupakan item ini dan temukan klien lain.

Jangan Menolak Peluang

Penolakan adalah hal yang wajar, tapi ada baiknya berpikir matang-matang sebelum melakukannya. Jangan sampai kamu menolak peluang yang menjanjikan karena efeknya bisa jangka panjang, lho! Penolakan juga harus dikomunikasikan dengan cara yang baik agar tidak menimbulkan kerugian.