22/01/2022

Inspirasiku

Inspirasi Tiada Henti

Cara Membuat Google Classroom

4 min read

Bagi pengajar atau siswa yang melakukan pembelajaran jarak jauh, penting untuk mengetahui cara membuat kursus dan menggunakan Google Classroom, lho.

Jika Anda belum tahu apa itu Google Classroom, layanan Google ini akan sangat mempermudah proses pembelajaran, apalagi jika tidak beroperasi secara tidak langsung.

Tidak perlu menggunakan kertas atau khawatir kehilangan file, aplikasi kelas menjadi semacam pusat pembelajaran.

Guru, siswa, orang tua bahkan administrator juga bisa masuk ke dalam kelas.

Ingin tahu cara membuat kelas dan menggunakan fungsinya?

Namun sebelum itu, mari kita pahami secara singkat apa itu Google Classroom

Apa Itu Google Classroom?

Seperti disebutkan di atas, Google Classroom adalah platform berbasis web gratis yang dirancang untuk membuat kegiatan belajar lebih mudah bagi pendidik dan siswa.

Setelah peluncuran Google for Education, Classroom memungkinkan pengajar mengelola dan mengevaluasi kemajuan belajar siswa sambil tetap berkomunikasi kapan saja, di mana saja.

Baca Juga : Cara Masuk Google Classroom

Karena berbasis web, platform akan secara otomatis berintegrasi dengan layanan Google Suite for Education lainnya seperti Gmail, Google Documents, dan Google Kalender.

Siswa dan guru dapat menerima dan menyerahkan tugas langsung di dalam kelas.

Layanan ini dapat sangat mengurangi penggunaan kertas dan mempermudah proses pembelajaran, apalagi jika dilakukan dari jarak jauh.

Fitur yang Ada di Dalamnya

Setelah memahami apa itu Google Classroom dan tujuan dari layanan ini, Anda pasti penasaran dengan fungsinya bukan?

Berikut ini adalah fitur-fitur di Kelas, yang dikelompokkan berdasarkan pengguna, dan diambil dari Dukungan Google.

Fitur untuk guru

Fitur pertama yang dapat digunakan pengajar di Google Classroom adalah membuat kelas, memberikan tugas, dan melakukan penilaian tanpa kertas.

Pengajar dapat menambahkan materi dari YouTube, survei Google Formulir, dan dokumen lain di Google Drive, serta melakukan sesi tanya jawab dengan siswa.

Mereka juga dapat mengundang wali dan orang tua untuk melihat hasil belajar anak-anak mereka dan kemungkinan ringkasan pekerjaan rumah.

Oleh karena itu, fitur-fitur di Google Classroom sangat memudahkan pekerjaan guru.

Fitur untuk murid

Siswa dapat segera menemukan tugas yang diberikan dan mengumpulkannya langsung di dalam kelas.

Mereka juga bisa mengecek hasil penilaian guru.

Nah, fitur lain yang bisa digunakan siswa di Google Classroom adalah berinteraksi dengan mata kuliah yang telah mereka laksanakan melalui email atau langsung di aplikasi.

Fitur untuk orang tua murid

Seperti yang disebutkan sebelumnya, orang tua juga dapat mengakses Google Classroom.

Mereka dapat menerima e-mail reguler tentang hasil pekerjaan anak-anak mereka, dan mereka juga dapat melihat semua kegiatan yang telah dilakukan.

Jika sekolah biasanya perlu berkomunikasi melalui kelompok orang tua atau bahkan satu lawan satu, Google Classroom memungkinkan mereka untuk menyelesaikan semua tugas ini melalui platform.

Fitur untuk pihak administrasi

Seperti yang Anda ketahui, manajer yang biasanya bertanggung jawab untuk penjadwalan dan hal-hal yang terkait dengan pengajaran juga dapat mengelolanya melalui Google Classroom.

Mereka dapat menyiapkan kursus, mendaftar, dan memastikan keamanan data dengan memilih siapa yang memiliki akses ke kursus.

Fitur lain dari Google Classroom yang dapat mereka gunakan adalah menambahkan atau menghapus siswa atau guru dari kelas yang sedang berlangsung.

Cara Membuat Kelas di Google Classroom

  1. Pendaftaran

Tentu saja, langkah pertama adalah mendaftar ke Gmail. Untuk pengajar, disarankan untuk menggunakan akun G Suite.

Alasannya, G Suite memudahkan Anda mengelola kontak siswa.

  1. Buat kelas pertama Anda

Cara membuat kursus di Google Classroom selanjutnya adalah dengan mengunjungi situs Classroom terlebih dahulu.

Klik tombol “+” di sudut kanan atas dan pilih opsi “Buat Kelas”.

Jika Anda ingin lebih spesifik, harap tuliskan nama kelas, mata pelajaran, dan ruangannya. Setelah itu, klik “Buat”.

  1. Undang siswa ke kelas

Setelah menentukan nama dan mata pelajaran, Anda dapat mengundang siswa Anda ke kelas.

Seperti Anda, mereka juga perlu masuk ke aplikasi dengan akun Gmail.

Perbedaannya adalah cara siswa mengakses kelas di Google Classroom adalah dengan menggunakan kode unik yang Anda bagikan dengan mereka.

Pilihan lainnya adalah memasukkan alamat email siswa satu per satu. Namun, opsi ini jelas membutuhkan lebih banyak waktu.

  1. Pengumuman dan tugas pertama

Jika masih di kolom “Aliran”, maka Anda harus mengklik “Tugas Kelas” di bagian atas.

Tampilannya akan terlihat seperti ini:

Cara membuat tugas adalah dengan mengklik “Buat” di Google Classroom, lalu pilih jenis tugas.

Anda dapat memilih untuk memberi mereka tugas rutin, kuis, pertanyaan, dan bahkan menambahkan materi untuk membantu mereka menyelesaikan tugas mereka.

Sangat mudah, bukan?

Cara Menggunakan Fitur di Dalamnya

Setelah mengetahui cara membuat kursus di Google Classroom, Anda juga perlu mengetahui cara menggunakan beberapa fungsi dan teknik penting.

Misalnya, melakukan evaluasi, menambah materi baru, dll.

  1. Menambah materi tanpa repot

Seperti disebutkan di atas, Anda dapat menambahkan materi saat menugaskan pekerjaan.

Untungnya, ruang kelas sudah terintegrasi dengan Google Drive. Bahkan, setiap kali kelas baru dibuat, akan ada folder khusus yang didedikasikan untuk kelas tersebut.

Anda hanya perlu mengklik opsi di bagian bawah tugas “Tanggal Jatuh Tempo” dan pilih materi yang ingin Anda sertakan untuk tugas tersebut.

Jika diperlukan, Anda juga dapat menyisipkan dokumen dari laptop, video YouTube, atau tautan lainnya.

  1. Memberikan penilaian

Jika Anda telah menjelaskan cara menetapkan tugas sebelumnya, sekarang saatnya untuk memberi tahu Anda cara mengevaluasinya.

Cara mengevaluasi di Google Classroom juga sangat sederhana. Anda hanya perlu mengklik judul tugas dan melihat apakah ada yang mengirimkannya.

Jika demikian, Anda dapat memberikan penilaian dan umpan balik (jika ada) segera.

Setelah itu, Anda dapat mengembalikan tugas kepada siswa dan mereka dapat melakukannya lagi.

  1. Mengutak-atik kelas

Agar proses belajar lebih seru, kamu bisa mengutak-atik kurikulum di “ruang kelas”, lho.

Misalnya, Anda bisa mengganti topik mata kuliah, menambah informasi mata kuliah, atau bahkan menyalin mata kuliah tersebut, sehingga Anda tidak perlu repot untuk membuat mata kuliah baru.

Caranya adalah dengan mengunjungi situs web kelas dan klik kursus yang ingin Anda ubah.

Di bagian foto, tertulis “Pilih tema”. Setelah mengklik, Anda dapat memilih dari inventaris yang ada atau menggunakan foto Anda sendiri.

Nah, itulah panduan membuat kursus di Google Classroom dan cara menggunakan fitur-fitur di dalamnya.

Bagaimana Anda memahaminya?